Pages

09 Oktober 2012

Definisi dan Kategori Produk

  • Pengertian Produk
“Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, dipergunakan dan yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan konsumen.”( Kotler dan Amstrong (1996:274) )
Klasifikasi Produk

Menurut Kotler (2002, p.451), produk dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok, yaitu:

1. Berdasarkan wujudnya

a) Barang
“ Barang merupakan produk yang berwujud fisik, sehingga bisa dilihat, diraba atau disentuh, dirasa, dipegang, disimpan, dipindahkan, dan perlakuan fisik lainnya.”
Contoh: Mobil, motor dll

b) Jasa
“ Jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun. Produknya dapat dikaitkan atau tidak dikaitkan dengan suatu produk fisik.” (Kotler (2002, p.486)) .
Contoh: Layanan taksi



2. Berdasarkan aspek daya tahan

a. Barang tidak tahan lama (nondurable goods)
“ Barang tidak tahan lama adalah barang berwujud yang biasanya habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaian.” (Kotler dan Keller , Manajemen Pemasaran jilid 2 hal 6).
Contohnya: Mie instan

b. Barang tahan lama (durable goods)
“ Barang tahan lama merupakan barang berwujud yang biasanya bisa bertahan lama dengan banyak pemakaian (umur ekonomisnya untuk pemakaian normal adalah satu tahun lebih).” (Kotler dan Keller , Manajemen Pemasaran jilid 2 hal 6)
Contohnya : Mobil, Motor dll

3. Berdasarkan tujuan konsumsi
- Barang konsumsi (consumer’s goods)
“Barang konsumsi merupakan suatu produk yang langsung dapat dikonsumsi tanpa melalui pemrosesan lebih lanjut untuk memperoleh manfaat dari produk tersebut.”
Barang konsumen adalah barang yang dikonsumsi untuk kepentingan konsumen akhir sendiri (individu dan rumah tangga), bukan untuk tujuan bisnis” (Kotler (2002, p.451)).
Pada umumnya barang konsumen dibedakan menjadi empat jenis :

a) Convenience goods ( barang sehari-hari )
Merupakan barang yang pada umumnya memiliki frekuensi pembelian tinggi (sering dibeli), dibutuhkan dalam waktu segera, dan hanya memerlukan usaha yang minimum (sangat kecil) dalam pembandingan dan pembeliannya.
Contoh: Beras, rokok dll

b)      Shopping goods ( barang toko )
Barang-barang yang dalam proses pemilihan dan pembeliannya dibandingkan oleh konsumen diantara berbagai alternatif yang tersedia.
Contoh: alat-alat rumah tangga, pakaian, furniture, mobil bekas dan lainnya.

c) Specialty goods ( barang khusus )
Barang-barang yang memiliki karakteristik atau identifikasi merek yang unik dimana sekelompok konsumen bersedia melakukan usaha khusus untuk membelinya.
Contoh: Barang-barang limited edition

d) Unsought goods ( barang yang tidak dicari )
Merupakan barang-barang yang tidak diketahui konsumen atau kalaupun sudah diketahui, tetapi pada umumnya belum terpikirkan untuk membelinya.
Contoh: Asuransi jiwa, ensiklopedia, tanah kuburan dan sebagainya.  

  • Barang industri (industrial’s goods)
Barang industri merupakan suatu jenis produk yang masih memerlukan pemrosesan lebih lanjut untuk mendapatkan suatu manfaat tertentu. Biasanya hasil pemrosesan dari barang industri diperjual belikan kembali. Barang industri dapat dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu :

a) Bahan baku dan suku cadang (materials and part)
Merupakan barang-barang yang seluruhnya masuk ke produk produsen tersebut.

b) Barang modal (capital items)
Merupakan barang-barang tahan lama yang memudahkan pengembangan atau pengelolaan produk jadi.

c) Perlengkapan dan layanan bisnis (supplies and business service)
Merupakan barang dan jasa berumur pendek memudahkan pengembangan atau pengelolaan produk jadi.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;