Pages

10 November 2012

Anakku adalah Hartaku

Setitik embun inspirasi renungan buat para orang tua :

Kita semua mengharapkan memiliki anak yang sholeh dan sholeha, mengapa? Anak sholeh sangat disayangi Allah, langsung ditempatkan disurga. Anak yang sholeh diberi hak istimewa, diberikan kesempatan untuk mengajukan permintaan apa saja, pasti dikabulkan. Si anak ini melihat kebawah, ke neraka, ada ibu bapaknya yang sedang dibakar, menebus dosa, lalu si anak mengajukan permintaan agar kedua orang tuanya bisa naik ke surga.

Sebagai orang tua kita sering marah-marah kepada anak, sering di buatnya kesal karena anak-anak rewel, bikin rumah berantakan, berkelahi dengan kakak/adik. Kita mungkin juga sering kehilangan kesabaran karena anak-anak, udah makannya lambat dan gak mau ditelan dan numpahin air ke mana-mana, terkadang kita juga naik pitam karena anak-anak di suruh mandi gak mau, di suruh belajar malas-malasan dan bahkan di suruh bersin mainan malah kabur. Tidak sekali mereka membuat kepala kita pusing, karena berbagai macam ulah. Terkadang kita juga sering kecapekan karena baru pulang kerja mereka ngajak main, minta bikin ini bikin itu dan segalanya yang ingin dia lakukan. Tapi smua itu gak akan lama, karena anak-anak gak selamanya kecil. Mereka gak selamanya menagis, mereka gak selamanya membutuhkan kita....     
Suatu saat mereka akan melepaskan tangannya saat kita genggam, menghapus pipinya sendiri saat dia menangis, menghindar saat kita peluk. Suatu saat merka akan mandi sendiri, makan sendiri, dan tidur sendiri. Mungkin suatu saat nanti "teman" lebih penting bagi mereka dan di saat yang sama itu pun kita hanya bisa merindukan mereka. Dan di saat itu nanti kita akan merindukan masa-masa sulit dulu, di mana kita merindukan ingin mengelonin mereka tidur, rindu ingin memeluk mereka dan rindu mendengar celotehnya panjang lebar. Biarlah hari ini kita lelah, karena kebahagian mereka bersama, kelucuan mereka lebih baik dari pada gak ada celotehan mereka, tangisan dan teriakan mereka membuat suasana rumah kita menjadi ramai.
Bersabar dan bersukur adalah kuncinya, bagi menjaga dan merawat mereka. Untuk itu nikmatilah saat-sat indah bersama anak-anak kita selagi mereka tidak terlalu mementingkan arti sahabat dari pada orang tuanya sendiri........

“ Jadikanlah sholat dan sabar sebagai penolongmu….”(QS Al Baqarah 45).   
“ Ya Allah, berikanlah kemudahan dalam mendidik anak ini, yang engkau titipkan kepadaku”. 
“Ya Allah yang maha menentukan, jadikanlah anak ini bisa membahagiakan kedua orangtuanya”.
“Bila ada kesulitan minta tolong pada ALLAH, karena Allah Maha Penolong”.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;