Pages

04 Desember 2012

::Perhatikanlah Shalat Kita::

Masalah penting yang perlu diperhatian sewaktu menunaikan shalat hendaklah khusyuk...
Ini berdasarkan apa yang diingatkan oleh Rasulullah Saw kepada Abu Zar..

Ya Abu Zar..
Dua rakaat shalat yang dilakukan dengan khusyuk itu..lebih baik dari shalat sepanjang malam tapi dengan hati yang lalai..



Shalat yang khusyuk bisa diartikan..shalat yang sempurna lahir dan bathin...

- Ketika jasad mengadap Allah..hati juga tunduk menyembah Allah.
- Ketika mulut menyebut Allahu Akbar..hati juga mengaku Allah Maha Besar...
- Ketika jasad sujud menghinakan diri..hati juga menyungkur menghinakan diri..Dan
- Ketika mulut memuji mengagungkan Allah dan berdoa pada Allah. hati juga memuja..merintih dan karam dalam penyerahan pada Allah...

Bertanya Jibril pada Rasulullah Saw..
Artinya ..Kabarkan padaku apa itu ihsan..?

Rasulullah menjawab..
Engkau menyembah Allah seolah-olah engkau melihat-Nya...
Jika tidak kelihatan..yakinlah bahwa Dia senantiasa melihat engkau.

Di Padang Mahsyar nanti..Allah akan memanggil manusia yang shalat untuk diperiksa shalatnya...

Waktu itu shalat akan dikategorikan pada lima peringkat..

1. Shalat orang jahil..

Shalat orang jahil ialah..Shalat yang dikerjakan oleh orang yang tak memiliki ilmu tentang shalat..
Dia tidak tahu tentang rukun..sunat dan dibuat tanpa peraturan yang telah ditetapkan syariat..

2. Shalat orang lalai..

Shalat orang lalai ialah..shalat yang walaupun sempurna lahirnya tapi hatinya tidak hadir langsung dalam shalat..
Bermacam-macam perkara yang diingatnya sewaktu berdiri..rukuk.. sujud dan duduk dalam shalatnya itu...
Dari awal hingga akhir shalatnya sedikit pun tidak mengingat Allah..
Shalat jenis ini diganjar dengan dosa bukan dengan pahala...

Allah berfirman..
Artinya..Neraka Wail bagi orang yang sembahyang...Yang mereka itu lalai dalam shalatnya..(Al Maaun: 4-5)

3. Shalat orang yang lalai separuh khusyuk..

Shalat yang ketiga ini ialah..Shalat yang di dalamnya berlaku tarik menarik dengan syaitan...
Maksudnya..orang itu senantiasa waspada jika syaitan akan melalaikannya dari Allah...
Cepat-cepat dia mengembalikan ingatannya pada Allah..
Begitulah seterusnya hingga akhir shalat.. Ada waktu lalai dan ada waktu khusyuk..
Shalat ini tidak berdosa dan tidak juga berpahala...Cuma orang itu dimaafkan...

4. Shalat orang khusyuk..

Shalat orang khusyuk ialah..Shalat orang yang sepanjang shalatnya penuh dengan ingatan kepada Allah..Dan pada apa yang dibacanya dalam shalat...
Orang ini dapat merasakan bahwa dia sedang mengadap Allah.. Maka perhatiannya hanya pada Allah...
Orang ini shalatnya berarti janjinya pada Allah..memohon ampun pada Allah..berdoa pada Allah...menghinakan diri pada Allah dan mengagungkan Allah...

Shalat beginilah yang akan menghapuskan dosa...
memperbaharui ikrar..menguatkan iman... mendekatkan hati pada Allah...meningkatkan taqwa dan menjauhkan diri dari perbuatan keji dan mungkar...
Itulah keuntungan di dunia dan di akhirat...Allah menganugerahkan pahala syurga yang penuh kenikmatan...

5. Shalat para Nabi-Nabi dan Rasul..

Shalat yang kelima ini ialah...peringkat tertinggi yaitu shalat para Nabi dan Rasul...Ini luar biasa khusyuknya...
Mereka benar-benar melihat Allah dengan mata hati...
Dalam shalat mereka seakan-akan sedang berbicara dengan Allah..
Karena itulah mereka tidak pernah jemu dengan shalat...

Bagaimana indahnya perasaaan hati orang yang dapat bertemu kekasihnya..begitulah indahnya perasaan mereka dalam shalat..

Salah satu perkara utama yang disukai oleh Rasulullah Saw ialah shalat.,,
"Shalat penyejuk mataku.." menurut sabda Rasulullah Saw..

Syurga yang akan Allah anugerahkan pada mereka ialah..syurga tertinggi yang tidak tercapai oleh orang-orang awam seperti kita..

Jadi..
Tugas kita sekarang ialah..memperbaiki shalat di samping membanyaknya dengan shalat shalat lainya...

Untuk itu kita sekali lagi harus mujahadah...
Hanya dengan mujahadah kita mungkin dapat meningkatkan iman dan memperbanyak amal shaleh...

Hanya dengan iman dan amal shalehlah kita dapat membina dan mempercantik rumah kita di akhirat nanti...

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;