Pages

16 Oktober 2012 0 komentar

Jejak-jejak Religius di Persinggahan Kepulauan Riau

Deretan pulau di Kepulauan Riau (Kepri) tidak hanya menyimpan keindahan alam, tapi juga peninggalan-peninggalan bersejarah. Jejak-jejak penyebaran agama masih berbekas di jalur persinggahan internasional itu. Masjid, vihara, klenteng, dan patung Bunda Maria, masih dapat disaksikan. Kepulauan Riau memang belum lama memisahkan diri dari Riau daratan, tapi peradaban di deretan pulau itu sudah ada sejak lama. Lokasi yang strategis menjadikannya tempat persinggahan.

Salah satu pulau yang menyimpan banyak peninggalan adalah Pulau Penyengat. Dahulunya pulau ini adalah pusat Kerajaan Riau, sampai akhirnya ditutup oleh Belanda pada awal abad 20. Di pulau ini, ada makam Haji Ali Raja, si pencipta Gurindam 12 yang tersohor. Ia juga bapak pahlawan Bahasa Indonesia. Pulau Penyengat sebenarnya sebuah pulau kecil yang hanya memiliki luas tiga kilometer persegi. Pulau berjarak sekitar enam kilometer atau sekitar 20 menit perjalanan laut dari Tanjung Pinang menggunakan perahu pompong (perahu kecil). Atau jika ditempuh dari Batam memakan waktu sekitar satu jam lebih menggunakan spead boat atau kapal fery.

0 komentar

PROSES MANAJEMEN PEMASARAN

  • PROSES MANAJEMEN PEMASARAN 
Aktivitas proses manajemen pemasaran yaitu mengatur apa yang dipasarkan,membuat inovasi baru dan mempromosikan produknya kepada masyarakat .

A) TUGAS-TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN
Manajemen Pemasaran bertugas mempengaruhi tingkat, waktu, dan sifat permintaan untuk membantu organisasi mencapai sasarannya . Manajemen pemasaran tersebut tidak saja menyangkut pencarian dan peningkatan permintaan tetapi juga menyangkut pengubahan dan pengurangan permintaan.

12 Oktober 2012 0 komentar

Analisis Obligasi


RESUME ANALISIS OBLIGASI
Sekuritas yang diperdagangkan di bursa efek pada dasarnya ada 2, yaitu saham (yang menunjukkan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan) dan obligasi (yang menunjukkan surat tanda hutang dari emiten yang menerbitkan sekuritas tersebut).
Di Indonesia, obligasi-obligasi diteritkan oleh perusahaan yang baik sahamnya dimiliki swasta sepenuhnya dan yang dimiliki oleh negara (PT Persero). Pemerintahan suatu negara jarang menerbitkan obligasi karena adanya kekhawatiran akan terjadinya persaingan antara sektor pemerintahan dan swasta dalam memperebutkan dana masyarakat.
Dalam prakteknya terdapat berbagai jenis obligasi. Jenis obligasi yang sederhana adalah obligasi yang menawarkan bunga (coupon) tetap selama jangka waktu obligasi tersebut. Jenis kedua adalah obligasi yang menawarkan suku bunga mengambang (floating rate). Biasanya ditawarkan sebesar presentase tertentu diatas suku bunga deposito. Jenis ketiga adalah obligasi dengan tingkat bunga nol (zero coupon bonds atau pure discount bonds). Obligasi ini dijual dengan diskon pada awal periode, dan kemudian dilunasi penuh sesuai dengan nilai nominal pada akhir periode. Jenis obligasi lainnya adalah obligasi yang bisa diubah menjadi saham. Obligasi ini diebut obligasi konversi. Obligasi jenis ini mungkin saja dikombinasikan dengan tipe zero coupon.
10 Oktober 2012 0 komentar

EVALUASI ATAS PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN

Balanced Scorecard merupakan suatu kerangka kerja baru yang mengintegrasikan berbagai ukuran yang diturunkan dari strategi perusahaan. Selain ukuran finansial masa lalu, Balanced Scorecard juga menggunakan pendorong kinerja masa depan. Pendorong kinerja yang meliputi perspektif pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran serta pertumbuhan, diturunkan dari proses penerjemahan strategi perusahaan yang dilaksanakan secara eksplisit dan ketat ke dalam berbagai tujuan dan ukuran yang nyata. Balanced Scorecard tetap mempertahankan berbagai ukuran finansial tradisional yang hanya menjelaskan berbagai peristiwa masa lalu dan tidak memadai untuk menuntun dan mengevaluasi perjalanan yang harus dilalui perusahaan abad informasi dalam menciptakan nilai masa depan melalui investasi yang ditanamkan pada pelanggan, pemasok, pekerja, proses, teknologi, dan inovasi. Balanced Scorecard melengkapi seperangkat ukuran finansial kinerja masa lalu dengan ukuran pendorong (drivers) kinerja masa depan.

Banyak perusahaan yang mengklaim telah menerapkan Balanced Scorecard. Padahal mereka baru menerapkan model pengukuran yang relatif lebih seimbang ketimbang hanya menggunakan pengukuran kinerja yang berbasis pada ukuran keuangan semata. Keberhasilan penerapan Balanced Scorecard sangat ditentukan oleh proses penyusunan/pengembangan Balanced Scorecard itu sendiri. Pengembangan Balanced Scorecard yang tidak tepat pada akhirnya akan kembali mengantarkan perusahaan kepada model pengukuran yang tidak mampu menjelaskan strategi perusahaan. Atau dengan kata lain perusahaan menerapkan model pengukuran yang relatif berimbang saja atau bahkan hanya merupakan model pengukuran kinerja yang berbasis finansial belaka.

09 Oktober 2012 0 komentar

PEREMPUAN di dalam ISLAM

-Saat ia menjadi seorang ANAK PEREMPUAN
dia membuka pintu syurga untuk ayah dan saudara laki2nya dgn amal & akhlaq shalihahnya
(disini bisa terjadi sebaliknya jika si anak menjadi anak perempuan yg bejat, dan bisa 
jadi ayah dan saudara laki2nya ikut terseret ke neraka)

-Saat ia menjadi seorang ISTRI
dia melengkapi separuh "DIEN" suaminya

-Saat ia menjadi seorang IBU
syurga berada dibawah telapak kakinya


Maka dari itu, pendidikan akhlaq wanita di mulai saat ia masih kecil, dan bagi sobat yg memiliki anak, adhek atau saudara yang akan memasuki tahun ajaran baru, ajaklah dan doronglah mereka untuk masuk sekolah2 yg berbasis agama ISLAM atau pondok Pesantren, karena di sekolah umum prosentase pendidikan agama cukup sedikit dan ini akan sangat berpengaruh pada pendidikan juga akhlaq si anak, ini tidak terlepas bagi anak perempuan ataupun laki2.
0 komentar

KEWIRAUSAHAAN

BAB I
 
I. Pengertian SIUP

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) adalah surat izin untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan. Setiap perusahaan, koperasi, persekutuan maupun perusahaan perseorangan, yang melakukan kegiatan usaha perdagangan wajib memperoleh SIUP yang diterbitkan berdasarkan domisili perusahaan dan berlaku di seluruh wilayah Republik Indonesia.
A.    SIUP terdiri atas kategori sebagai berikut :


(1) SIUP Kecil wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
(2) SIUP Menengah wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
(3) SIUP Besar wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
0 komentar

Definisi dan Kategori Produk

  • Pengertian Produk
“Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, dipergunakan dan yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan konsumen.”( Kotler dan Amstrong (1996:274) )
Klasifikasi Produk

Menurut Kotler (2002, p.451), produk dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok, yaitu:

1. Berdasarkan wujudnya

a) Barang
“ Barang merupakan produk yang berwujud fisik, sehingga bisa dilihat, diraba atau disentuh, dirasa, dipegang, disimpan, dipindahkan, dan perlakuan fisik lainnya.”
Contoh: Mobil, motor dll

b) Jasa
“ Jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun. Produknya dapat dikaitkan atau tidak dikaitkan dengan suatu produk fisik.” (Kotler (2002, p.486)) .
Contoh: Layanan taksi

28 September 2012 0 komentar

sejarah bursa efek indonesia

Secara historis, pasar modal telah hadir jauh sebelum Indonesia merdeka. Pasar modal atau bursa efek telah hadir sejak jaman kolonial Belanda dan tepatnya pada tahun 1912 di Batavia. Pasar modal ketika itu didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk kepentingan pemerintah kolonial atau VOC.

Meskipun pasar modal telah ada sejak tahun 1912, perkembangan dan pertumbuhan pasar modal tidak berjalan seperti yang diharapkan, bahkan pada beberapa periode kegiatan pasar modal mengalami kevakuman. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti perang dunia ke I dan II, perpindahan kekuasaan dari pemerintah kolonial kepada pemerintah Republik Indonesia, dan berbagai kondisi yang menyebabkan operasi bursa efek tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Pemerintah Republik Indonesia mengaktifkan kembali pasar modal pada tahun 1977, dan beberapa tahun kemudian pasar modal mengalami pertumbuhan seiring dengan berbagai insentif dan regulasi yang dikeluarkan pemerintah.
0 komentar

KONSEP PEMASARAN

PEMASARAN

Istilah pemasaran dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama marketing. Pemasaran merupakan salah satu kegiatan penting dari perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen yang pada akhirnya dapat menghasilkan keuntungan.


Menurut American Marketing Association dalam Kotler dan Keller (2009:5) bahwa pemasaran adalah “Marketing is an organization function and a set processes for creating communicating, and delivering value to customers and for managing customer relationship in ways that benefit the organization and it stakeholders”.


Pemasaran adalah fungsi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan dan memberikan nilai kepada pelanggan untuk mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap organisasi.


Menurut Fandy Tjiptono (2008:5) pemasaran merupakan fungsi yang memiliki kontak paling besar dengan lingkungan eksternal, padahal perusahaan hanya memiliki kendali yang terbatas terhadap lingkungan eksternal. Pemasaran bertujuan untuk menarik pembeli dalam mengkonsumsi produk yang ditawarkan. Oleh karena itu, pemasaran memainkan peranan penting dalam pengembangan strategi.


1 komentar

DASAR PEMASARAN : PERAN PEMASARAN DALAM PERUSAHAAN DAN MASYARAKAT

A) PENGERTIAN PEMASARAN




B) PENGERTIAN MANAJEMEN PEMASARAN  

Manajemen pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi, serta penyaluran barang, jasa dan gagasan untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasi.
Manajemen pemasaran terjadi apabila sekurang-kurangnya satu pihak dari pertukaran potensial memikirkan cara untuk mendapatkan tanggapan dari pihak lain sesuai dengan yang dikehendaki.

 
;