Deretan pulau di Kepulauan Riau (Kepri) tidak hanya menyimpan keindahan
alam, tapi juga peninggalan-peninggalan bersejarah. Jejak-jejak
penyebaran agama masih berbekas di jalur persinggahan internasional itu.
Masjid, vihara, klenteng, dan patung Bunda Maria, masih dapat
disaksikan. Kepulauan Riau memang belum lama memisahkan diri dari Riau
daratan, tapi peradaban di deretan pulau itu sudah ada sejak lama.
Lokasi yang strategis menjadikannya tempat persinggahan.
Salah satu pulau yang menyimpan banyak peninggalan adalah Pulau
Penyengat. Dahulunya pulau ini adalah pusat Kerajaan Riau, sampai
akhirnya ditutup oleh Belanda pada awal abad 20. Di pulau ini, ada makam
Haji Ali Raja, si pencipta Gurindam 12 yang tersohor. Ia juga bapak
pahlawan Bahasa Indonesia. Pulau Penyengat sebenarnya sebuah pulau kecil
yang hanya memiliki luas tiga kilometer persegi. Pulau berjarak sekitar
enam kilometer atau sekitar 20 menit perjalanan laut dari Tanjung
Pinang menggunakan perahu pompong (perahu kecil). Atau jika ditempuh
dari Batam memakan waktu sekitar satu jam lebih menggunakan spead boat atau kapal fery.
Pages
- PROSES MANAJEMEN PEMASARAN
A) TUGAS-TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN
Manajemen
Pemasaran bertugas mempengaruhi tingkat, waktu, dan sifat permintaan
untuk membantu organisasi mencapai sasarannya . Manajemen pemasaran
tersebut tidak saja menyangkut pencarian dan peningkatan permintaan
tetapi juga menyangkut pengubahan dan pengurangan permintaan.
Sekuritas yang diperdagangkan di bursa efek pada dasarnya ada 2, yaitu saham (yang menunjukkan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan) dan obligasi (yang menunjukkan surat tanda hutang dari emiten yang menerbitkan sekuritas tersebut).
Di Indonesia, obligasi-obligasi diteritkan oleh perusahaan yang baik sahamnya dimiliki swasta sepenuhnya dan yang dimiliki oleh negara (PT Persero). Pemerintahan suatu negara jarang menerbitkan obligasi karena adanya kekhawatiran akan terjadinya persaingan antara sektor pemerintahan dan swasta dalam memperebutkan dana masyarakat.
Dalam prakteknya terdapat berbagai jenis obligasi. Jenis obligasi yang sederhana adalah obligasi yang menawarkan bunga (coupon) tetap selama jangka waktu obligasi tersebut. Jenis kedua adalah obligasi yang menawarkan suku bunga mengambang (floating rate). Biasanya ditawarkan sebesar presentase tertentu diatas suku bunga deposito. Jenis ketiga adalah obligasi dengan tingkat bunga nol (zero coupon bonds atau pure discount bonds). Obligasi ini dijual dengan diskon pada awal periode, dan kemudian dilunasi penuh sesuai dengan nilai nominal pada akhir periode. Jenis obligasi lainnya adalah obligasi yang bisa diubah menjadi saham. Obligasi ini diebut obligasi konversi. Obligasi jenis ini mungkin saja dikombinasikan dengan tipe zero coupon.
10 Oktober 2012
kuliah
0
komentar
EVALUASI ATAS PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN
Balanced Scorecard merupakan suatu kerangka kerja baru yang
mengintegrasikan berbagai ukuran yang diturunkan dari strategi
perusahaan. Selain ukuran finansial masa lalu, Balanced Scorecard juga
menggunakan pendorong kinerja masa depan. Pendorong kinerja yang
meliputi perspektif pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran
serta pertumbuhan, diturunkan dari proses penerjemahan strategi
perusahaan yang dilaksanakan secara eksplisit dan ketat ke dalam
berbagai tujuan dan ukuran yang nyata. Balanced Scorecard tetap
mempertahankan berbagai ukuran finansial tradisional yang hanya
menjelaskan berbagai peristiwa masa lalu dan tidak memadai untuk
menuntun dan mengevaluasi perjalanan yang harus dilalui perusahaan abad
informasi dalam menciptakan nilai masa depan melalui investasi yang
ditanamkan pada pelanggan, pemasok, pekerja, proses, teknologi, dan
inovasi. Balanced Scorecard melengkapi seperangkat ukuran finansial kinerja masa lalu dengan ukuran pendorong (drivers) kinerja masa depan.
Banyak perusahaan yang mengklaim telah menerapkan Balanced Scorecard. Padahal mereka baru menerapkan model pengukuran yang relatif lebih seimbang ketimbang hanya menggunakan pengukuran kinerja yang berbasis pada ukuran keuangan semata. Keberhasilan penerapan Balanced Scorecard sangat ditentukan oleh proses penyusunan/pengembangan Balanced Scorecard itu sendiri. Pengembangan Balanced Scorecard yang tidak tepat pada akhirnya akan kembali mengantarkan perusahaan kepada model pengukuran yang tidak mampu menjelaskan strategi perusahaan. Atau dengan kata lain perusahaan menerapkan model pengukuran yang relatif berimbang saja atau bahkan hanya merupakan model pengukuran kinerja yang berbasis finansial belaka.
Banyak perusahaan yang mengklaim telah menerapkan Balanced Scorecard. Padahal mereka baru menerapkan model pengukuran yang relatif lebih seimbang ketimbang hanya menggunakan pengukuran kinerja yang berbasis pada ukuran keuangan semata. Keberhasilan penerapan Balanced Scorecard sangat ditentukan oleh proses penyusunan/pengembangan Balanced Scorecard itu sendiri. Pengembangan Balanced Scorecard yang tidak tepat pada akhirnya akan kembali mengantarkan perusahaan kepada model pengukuran yang tidak mampu menjelaskan strategi perusahaan. Atau dengan kata lain perusahaan menerapkan model pengukuran yang relatif berimbang saja atau bahkan hanya merupakan model pengukuran kinerja yang berbasis finansial belaka.
-Saat ia menjadi seorang ANAK PEREMPUAN
dia membuka pintu syurga untuk ayah dan saudara laki2nya dgn amal & akhlaq shalihahnya
(disini bisa terjadi sebaliknya jika si anak menjadi anak perempuan yg bejat, dan bisa
dia membuka pintu syurga untuk ayah dan saudara laki2nya dgn amal & akhlaq shalihahnya
(disini bisa terjadi sebaliknya jika si anak menjadi anak perempuan yg bejat, dan bisa
jadi ayah dan saudara laki2nya ikut terseret ke neraka)
-Saat ia menjadi seorang ISTRI
dia melengkapi separuh "DIEN" suaminya
-Saat ia menjadi seorang IBU
syurga berada dibawah telapak kakinya
Maka dari itu, pendidikan akhlaq wanita di mulai saat ia masih kecil, dan bagi sobat yg memiliki anak, adhek atau saudara yang akan memasuki tahun ajaran baru, ajaklah dan doronglah mereka untuk masuk sekolah2 yg berbasis agama ISLAM atau pondok Pesantren, karena di sekolah umum prosentase pendidikan agama cukup sedikit dan ini akan sangat berpengaruh pada pendidikan juga akhlaq si anak, ini tidak terlepas bagi anak perempuan ataupun laki2.
-Saat ia menjadi seorang ISTRI
dia melengkapi separuh "DIEN" suaminya
-Saat ia menjadi seorang IBU
syurga berada dibawah telapak kakinya
Maka dari itu, pendidikan akhlaq wanita di mulai saat ia masih kecil, dan bagi sobat yg memiliki anak, adhek atau saudara yang akan memasuki tahun ajaran baru, ajaklah dan doronglah mereka untuk masuk sekolah2 yg berbasis agama ISLAM atau pondok Pesantren, karena di sekolah umum prosentase pendidikan agama cukup sedikit dan ini akan sangat berpengaruh pada pendidikan juga akhlaq si anak, ini tidak terlepas bagi anak perempuan ataupun laki2.
BAB I
I. Pengertian SIUP
Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) adalah surat izin untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan. Setiap perusahaan, koperasi, persekutuan maupun perusahaan perseorangan, yang melakukan kegiatan usaha perdagangan wajib memperoleh SIUP yang diterbitkan berdasarkan domisili perusahaan dan berlaku di seluruh wilayah Republik Indonesia.
A.
SIUP terdiri atas kategori sebagai
berikut :
(1) SIUP Kecil wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
(2) SIUP Menengah wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
(3) SIUP Besar wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
(1) SIUP Kecil wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
(2) SIUP Menengah wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
(3) SIUP Besar wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
- Pengertian Produk
Klasifikasi Produk
Menurut Kotler (2002, p.451), produk dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok, yaitu:
1. Berdasarkan wujudnya
a) Barang
“ Barang merupakan produk yang berwujud fisik, sehingga bisa dilihat, diraba atau disentuh, dirasa, dipegang, disimpan, dipindahkan, dan perlakuan fisik lainnya.”
Contoh: Mobil, motor dll
b) Jasa
“ Jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun. Produknya dapat dikaitkan atau tidak dikaitkan dengan suatu produk fisik.” (Kotler (2002, p.486)) .
Contoh: Layanan taksi
Secara historis, pasar modal telah hadir jauh sebelum Indonesia merdeka.
Pasar modal atau bursa efek telah hadir sejak jaman kolonial Belanda
dan tepatnya pada tahun 1912 di Batavia. Pasar modal ketika itu
didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk kepentingan pemerintah
kolonial atau VOC.
Meskipun pasar modal telah ada sejak tahun 1912, perkembangan dan pertumbuhan pasar modal tidak berjalan seperti yang diharapkan, bahkan pada beberapa periode kegiatan pasar modal mengalami kevakuman. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti perang dunia ke I dan II, perpindahan kekuasaan dari pemerintah kolonial kepada pemerintah Republik Indonesia, dan berbagai kondisi yang menyebabkan operasi bursa efek tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Pemerintah Republik Indonesia mengaktifkan kembali pasar modal pada tahun 1977, dan beberapa tahun kemudian pasar modal mengalami pertumbuhan seiring dengan berbagai insentif dan regulasi yang dikeluarkan pemerintah.
Meskipun pasar modal telah ada sejak tahun 1912, perkembangan dan pertumbuhan pasar modal tidak berjalan seperti yang diharapkan, bahkan pada beberapa periode kegiatan pasar modal mengalami kevakuman. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti perang dunia ke I dan II, perpindahan kekuasaan dari pemerintah kolonial kepada pemerintah Republik Indonesia, dan berbagai kondisi yang menyebabkan operasi bursa efek tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Pemerintah Republik Indonesia mengaktifkan kembali pasar modal pada tahun 1977, dan beberapa tahun kemudian pasar modal mengalami pertumbuhan seiring dengan berbagai insentif dan regulasi yang dikeluarkan pemerintah.
PEMASARAN
Istilah pemasaran dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama marketing. Pemasaran merupakan salah satu kegiatan penting dari perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen yang pada akhirnya dapat menghasilkan keuntungan.
Menurut American Marketing Association dalam Kotler dan Keller (2009:5) bahwa pemasaran adalah “Marketing is an organization function and a set processes for creating communicating, and delivering value to customers and for managing customer relationship in ways that benefit the organization and it stakeholders”.
Pemasaran adalah fungsi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan dan memberikan nilai kepada pelanggan untuk mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap organisasi.
Menurut Fandy Tjiptono (2008:5) pemasaran merupakan fungsi yang memiliki kontak paling besar dengan lingkungan eksternal, padahal perusahaan hanya memiliki kendali yang terbatas terhadap lingkungan eksternal. Pemasaran bertujuan untuk menarik pembeli dalam mengkonsumsi produk yang ditawarkan. Oleh karena itu, pemasaran memainkan peranan penting dalam pengembangan strategi.
A) PENGERTIAN PEMASARAN

B) PENGERTIAN MANAJEMEN PEMASARAN
Manajemen pemasaran adalah suatu proses
perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi, serta
penyaluran barang, jasa dan gagasan untuk menciptakan pertukaran yang
memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasi.
Manajemen
pemasaran terjadi apabila sekurang-kurangnya satu pihak dari pertukaran
potensial memikirkan cara untuk mendapatkan tanggapan dari pihak lain
sesuai dengan yang dikehendaki.
Langganan:
Postingan (Atom)

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact